Friday, August 29, 2008

I Envy YOU!!!!

So, I'm just gonna said this, I'm jealous with my friends and the people that surrounded me, really-really-jealous-sirik-tanda-tak-mampu-kepahitan-keaseman, pokoknya, bisa-bisa sampai kena stroke sendiri deh! I envy them so much sampai-sampai gue pengen teriak, "SIALAN!!!! LO SEMUA BISA MIKIR GA SIH????? POKOKNYA DUNIA GA ADIL, SEMUANYA GA ADIL!!!! GUE SIRIK BANGET NIH!!!!! SEBEEEEEELLLLL!!!!!".

Ok, mungkin agak berlebihan  & sangat-sangat-over-reacting, tapi itu yang gue rasakan sekarang. Mau tahu kenapa? Banyak sih hal-hal kecil di sekitar gue yang bikin gue panas-naik-darah-cemburu-iri-hati-sirik-kepahitan-keaseman seperti: orang-orang di sekitar gue itu yang travelling, jalan-jalan ke luar kota ataupun ke luar negeri, ngopi-ngopi di cafe, belanja-belanja-belanja, and all that stuff yang sebenarnya sangat-sangat konsumerisme & sangat snob effect. So, kenapa memangnya? Ya gue iri aja gitu, enak banget deh, kok gue ga bisa gitu juga, kok gue cuma bisa see & watch and not having what they had too, cengo-bengong-nelen-ludah-pake-ngiler-pula! Duh, sebel! Kenapa sih gue ga bisa menerima kenyataan kalau gue sudah ga bisa seperti itu lagi, kalau gue itu cuma bisa lihat-lihat aja, can look but can't touch.

Memang sih, it's their luck, but I still can't get myself to just let it go, gemes gitu. Tapi, dibalik kekesalan itu, gue selalu berdoa dalam hati, minta kekuatan untuk bisa menerima kenyataan pahit ini dan just be happy because they can have things that I cant' have. So, everytime I started to feel envious-jealous-iri-hati-sirik-tanda-tak-mampu, there are a few things that I said to myself, just so I don't feel sad, to make me feel good about myself.

Satu, Acceptance! Just accept the fact that I can't afford to have what they had or what they do or have that kind amount of money-or-savings. Yup, menerima kenyataan bahwa gue itu bukan anak orang kaya-atau-lebih-tepat-dikatakan-berada-lah-ya-kayaknya-anak-orang-kaya-kok-kasar-banget-deh. Orang-orang di sekitar gue memang kebanyakan priviliged people, jadi gue harus menerima kenyataan bahwa gue mungkin belum bisa menikmati apa yang mereka punya pada saat ini. Just deal with it, and don't be such a bitter-cruel-hearted-harsh-son-of-a-bitch!

Dua, Be happy for them! Setelah the harsh truth, yang harus gue lakukan adalah, just be happy for them, jangan fake-happy-yang-ada-di-hati malah ngedumel-dumel-ngomel-ngomel-inget-sirik-tanda-tak-mampu, tapi happy with excitement, with sincerity and honesty. Be happy of what they had or what they can do won't hurt lah. Mungkin dengan begitu, orang-orang akan melihat kalau lo itu bener-bener murni senang dan bisa saja mereka memberikan sesuatu (oleh-oleh mungkin or they can do or help with things), just for being sincere.

Tiga. Selalu ingat bahwa segala sesuatunya itu ada waktunya. Kalau memang Tuhan belum mengijinkan sudah pasti gue belum akan bisa mendapatkan atau merasakan apa yang dirasakan oleh orang-orang di sekitar gue itu. Gue berusaha untuk ingat bahwa Tuhan itu sedang mengajarkan kita sesuatu, belajar untuk bersabar, belajar untuk lebih banyak berusaha dan tidak pernah menyerah untuk bisa mendapatkan hal-hal yang pada awalnya membuat gue itu iri-sirik-cemburu. Just keep your hopes up and never-ever-ever feel disappointed, semua ada waktunya.

Empat. Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah kebawah. Gila! Orang miskin itu jauh lebih banyak daripada orang kaya. So, just be thankful for what I had right now. Inget, lo masih bisa makan, masih makan-minum-bernafas, bisa tidur di rumah, dengan AC-tempat-tidur-selimut, bisa mandi dengan air bersih, bisa jalan-jalan, walaupun sometimes, it's hard no to see those people with priviledges, I just have to remember how lucky I am right now.

So, Mr. E is conformting himself and saying this outloud "I am lucky and thankful for what I had!!!". No more bitterness, no more jealousy, just happy that my people around me can have or achieve what they want. Just be happy for them and maybe-just-maybe someday, some stupid-yet-charming prince will come and save the day (??? apaan sih???) , nuff said. ;P

xoxo,
E.

2 comments:

Anonymous said...

a commoner so greed, sights so short

PetiteNat said...

sometimes if we wanna live peacefully.. we gotta live our life gracefully.. and always believe that God is taking care of us.. that all that material stuff is only for temporary.. u see there are lots of people who cant even afford to buy decent food.. so u must be graceful of what u have.. :)