Thursday, September 18, 2008

10 Alasan Untuk Cinta Indonesia (plus-plus-deh...)

So, I was just read this magazine, Nokia The Bulletin, August-September 2008 Edition. Ada sebuah artikel yang cukup menarik, "10 Alasan Untuk Cinta Indonesia" oleh: Shintya K. (thanks a buch, girl!)

Here goes the list plus some comment from me. ;p

1. Sebagai negara dua musim, kita tidak perlu membeli baju sesering teman-teman yang berada di negera 4 musim. Almost every day is summer!!!
Memang betul, Indonesia "cuma" punya dua musim, tapi masa sih kita tidak tertarik (atau tertantang) waktu melihat baju-baju khas winter atau autumn? Those faboulus long-coat, sweater tebal, jacket-maybe-with-some-fur, boots-or-maybe-some-ugg-boots? Keren tuh! Lagipula, kalau pakai khas summer, dengan tangan pendek atau tank-top, celana pendek sepaha, nanti dibilang, pornografi-pornoaksi lagi, basi deh! Halah! Just wear something nice and comfortable, not have to be trendy or fashionista-minded, but appropriate for our society.

2. Kekebalan tubuh orang Indonesia pada umumnya lebih baik dibandingkan dengan penduduk negera lain. Mengapa begitu? Karena penduduk Indonesia sudah terbiasa hidup susah dan mengkonsumsi jajanan yang belum terjamin kebersihannya. Yang penting enak.
Yup, dan biasanya, tempat makan pinggiran, yang biasanya murah sekali itu, rasanya jauh lebih enak, tapi balik lagi, kebersihannya, kadang-kadang patut dipertanyakan, but, well, kita orang Indonesia, kalau tidak kotor-kotor amat dan belum menimbulkan sakit perut, mari lahap terus! Malah, kalau makan yang terlalu bersih, malah jadinya sakit perut.

3. Saat hal-hal yang tak terduga muncul, orang Indonesia selalu punya cara untuk mengatasinya. Di negara mana lagi kita bisa menemukan ojek motor, ojek payung dan joki 3-in-1, kalau bukan di Indonesia.

4. Pedagang keliling bertebaran dari pagi sampai malam. Mulai dari tukang nasi goreng, tukang bakso, tukang ketoprak, sampai tukang permak jeans dan tukang cukur keliling juga ada.
Bukan cuma pedagang keliling, jangan lupa dengan PKL, Pedagang Kaki Lima, yang menjual berbagai macam benda-benda that-you-can-even-possibly-imagine, bahkan barang bekas import dari luar negeri (yang biasanya ada di pasar Senen, dan gue suka menyebutnya dengan barang-barang CaBo, Cakar&Bongkar!) sampai barang-barang hasil curian pun bisa dijual kembali.

5. Spare part aneh dapat ditemui di Indonesia, bahkan spare-part bajaj yang termasuk langka di India, negera asalnya.
OK, gak usah spare-part-nya deh, WE'RE EVEN STILL HAVE BAJAJ, BEMO, OPLET??? even DELMAN-DOKAR-Kereta-yang-ditarik-kuda-itu-lho as a public transportation with a very minimal-or-even-say-memprihatinkan condition, beat that b*tches!

6. Harga BBM di Indonesia tergolong murah dibandingkan harga BBM di negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Iya, murah sih murah tapi setiap kali ada kenaikan BBM, Indonesia kembali kacau, terjadi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok lagi. Mungkin bisa harga BBM bisa lebih murah lagi kalau tidak dikorupsi, kita kan penghasil minyak bumi, masa harga BBM lebih mahal dan unaffordable sih?

7. Dunia musik Indonesia tidak kalah menarik dengan dunia persilatan. Hanya di Indonesia ada penyanyi yang bisa 'ngebor' (Inul Daratista), 'menggergaji' (Dewi Perssik), dan 'mematahkan tulang' (Anissa Bahar), DAHSYAT!!!!
Penyanyi dangdut Indonesia bisa disejajarkan dengan pop-star luar negeri dalam soal stamina, penampilan pentas, konstum, etc, walaupun terkadang norak-dan-gak-banget-sumpah-deh! tapi mesti diakui kalo mereka bisa memberikan one-full-stop-entertainment-service, yang dijamin penonton puas! (yah, kecuali gue kali ye, yang ada malahan pusing sendiri...)

8. Bisa dibilang, Indonesia merupakan gudangnya wisata kuliner. Seringkali orang Indonesia yang tinggal di luar negeri mengidam-idamkan martabak Bangka dan pecel lele. We never know what we have until it is gone.
Waduh, another shot in the heart! Banyak teman-teman gue yang berada di luar negeri, China, Jepang, Australia, USA, you name it! Mereka sering banget IM dan bilang kalau mereka kangen dengan makanan-makanan yang kalau di Indonesia biasa banget, tapi pas lagi "mengidam" dan tidak ada, bisa gila tuh! My friend i-Chan, kangen sekali dengan gado-gado dan sate ayam, another friend Tezuka kangen dengan bakmi ayam, bakso, atau apapun yang penting pedas, dan masih banyak lagi. Poor them. Hehehehe...

9. Pemilik mobil di Indonesia tidak perlu membayar pajak tahunan seperti pemilik mobil di Amerika.

10. Last, but not least, karena Indonesia punya kita. Narsis sedikit, boleh lah.

So guys, feel free untuk menambah, menyangga, mengkomentari, mengkritik, pokoknya, do-whatever-you-like-with-it.

xoxo,
E.

2 comments:

nipenk said...

Hmm... That's so true.... You will never know until u need it and it is gone.
nice post Mr.E. =3

with <3, (ROFL)
Mr. N

PetiteNat said...

indonesia.. .tanah airku... tanah tumpah darahku...
very good point ed!! haha.