Friday, August 29, 2008

I Envy YOU!!!!

So, I'm just gonna said this, I'm jealous with my friends and the people that surrounded me, really-really-jealous-sirik-tanda-tak-mampu-kepahitan-keaseman, pokoknya, bisa-bisa sampai kena stroke sendiri deh! I envy them so much sampai-sampai gue pengen teriak, "SIALAN!!!! LO SEMUA BISA MIKIR GA SIH????? POKOKNYA DUNIA GA ADIL, SEMUANYA GA ADIL!!!! GUE SIRIK BANGET NIH!!!!! SEBEEEEEELLLLL!!!!!".

Ok, mungkin agak berlebihan  & sangat-sangat-over-reacting, tapi itu yang gue rasakan sekarang. Mau tahu kenapa? Banyak sih hal-hal kecil di sekitar gue yang bikin gue panas-naik-darah-cemburu-iri-hati-sirik-kepahitan-keaseman seperti: orang-orang di sekitar gue itu yang travelling, jalan-jalan ke luar kota ataupun ke luar negeri, ngopi-ngopi di cafe, belanja-belanja-belanja, and all that stuff yang sebenarnya sangat-sangat konsumerisme & sangat snob effect. So, kenapa memangnya? Ya gue iri aja gitu, enak banget deh, kok gue ga bisa gitu juga, kok gue cuma bisa see & watch and not having what they had too, cengo-bengong-nelen-ludah-pake-ngiler-pula! Duh, sebel! Kenapa sih gue ga bisa menerima kenyataan kalau gue sudah ga bisa seperti itu lagi, kalau gue itu cuma bisa lihat-lihat aja, can look but can't touch.

Memang sih, it's their luck, but I still can't get myself to just let it go, gemes gitu. Tapi, dibalik kekesalan itu, gue selalu berdoa dalam hati, minta kekuatan untuk bisa menerima kenyataan pahit ini dan just be happy because they can have things that I cant' have. So, everytime I started to feel envious-jealous-iri-hati-sirik-tanda-tak-mampu, there are a few things that I said to myself, just so I don't feel sad, to make me feel good about myself.

Satu, Acceptance! Just accept the fact that I can't afford to have what they had or what they do or have that kind amount of money-or-savings. Yup, menerima kenyataan bahwa gue itu bukan anak orang kaya-atau-lebih-tepat-dikatakan-berada-lah-ya-kayaknya-anak-orang-kaya-kok-kasar-banget-deh. Orang-orang di sekitar gue memang kebanyakan priviliged people, jadi gue harus menerima kenyataan bahwa gue mungkin belum bisa menikmati apa yang mereka punya pada saat ini. Just deal with it, and don't be such a bitter-cruel-hearted-harsh-son-of-a-bitch!

Dua, Be happy for them! Setelah the harsh truth, yang harus gue lakukan adalah, just be happy for them, jangan fake-happy-yang-ada-di-hati malah ngedumel-dumel-ngomel-ngomel-inget-sirik-tanda-tak-mampu, tapi happy with excitement, with sincerity and honesty. Be happy of what they had or what they can do won't hurt lah. Mungkin dengan begitu, orang-orang akan melihat kalau lo itu bener-bener murni senang dan bisa saja mereka memberikan sesuatu (oleh-oleh mungkin or they can do or help with things), just for being sincere.

Tiga. Selalu ingat bahwa segala sesuatunya itu ada waktunya. Kalau memang Tuhan belum mengijinkan sudah pasti gue belum akan bisa mendapatkan atau merasakan apa yang dirasakan oleh orang-orang di sekitar gue itu. Gue berusaha untuk ingat bahwa Tuhan itu sedang mengajarkan kita sesuatu, belajar untuk bersabar, belajar untuk lebih banyak berusaha dan tidak pernah menyerah untuk bisa mendapatkan hal-hal yang pada awalnya membuat gue itu iri-sirik-cemburu. Just keep your hopes up and never-ever-ever feel disappointed, semua ada waktunya.

Empat. Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah kebawah. Gila! Orang miskin itu jauh lebih banyak daripada orang kaya. So, just be thankful for what I had right now. Inget, lo masih bisa makan, masih makan-minum-bernafas, bisa tidur di rumah, dengan AC-tempat-tidur-selimut, bisa mandi dengan air bersih, bisa jalan-jalan, walaupun sometimes, it's hard no to see those people with priviledges, I just have to remember how lucky I am right now.

So, Mr. E is conformting himself and saying this outloud "I am lucky and thankful for what I had!!!". No more bitterness, no more jealousy, just happy that my people around me can have or achieve what they want. Just be happy for them and maybe-just-maybe someday, some stupid-yet-charming prince will come and save the day (??? apaan sih???) , nuff said. ;P

xoxo,
E.

Monday, August 25, 2008

INA's Gathering Party at The Netherlands Embassy: Kok, gue garingbanget ya....


So, last night, I was attending a gathering party at The Netherland's Embassy. The "show" was held by INA (Kamar Dagang Indonesia & Belanda, sorry, gue kurang begitu tahu deskripsinya, in Dutch gitu...). Kantor gue, RNW, diundang karena merupakan anggota dari INA. So, I went there, with my boss, Oom H.

Pada awalnya nih, boss gue (yang sedang kena flu, "My body is not delicious nih..."), tidak begitu berniat untuk pergi. "Aku bosan kesana, yang datang kebanyakan itu-itu saja", begitu kira-kira katanya. Kalau dari gue sendiri, "Errrmm...terserah Oom H, pergi-ato-ga, it's ok kok", tapi rupanya saudara-saudara, kita tetap pergi juga, kata Oom H, "Pergi aja deh, sayang, kita kan udah bayar mahal untuk jadi anggotanya.". So, eventually, kita pergi juga.

Acara dimulai pada jam 18.00 dan diperkiran (menurut undangannya nih..), selesai kira-kira jam 20.00. Waktu kita berangkat, perjalanan masih menyenangkan, jalanan ramai tapi tidak macet, tapi ketika masuk daerah Kuningan, lebih tepatnya ketika sudah berada pas dibelakang kedutaan India (yang bersebelahan dengan Erasmu Huis dan tentunya Kedutaan Belanda) terjadi KEMACETAN!!!! Mobil-mobil stuck di tempat. Jadi, akhirnya kita jalan sampai ke depan gerbang kedutaan, (kita jalan kaku cuy! pake-angin-debu-lampu-mobil-duh-sumpah-deh-kenapa-kita-bernasib-sial-seperti-ini-ah-shut-up!).

Akhirnya kita masuk ke gedung kira-kira jam 18.40, dan dimulailah beberapa unfortunate events. *eng-ing-eng*
Untuk menghadiri acara-acara resmi-tapi-rada-informal-juga-duh-agak-ga-jelas-deh-eh-bule2-nya-pada-pake-batik-lucu-juga-mereka-sangat-menghargai-Indonesia-sekali-sekaligus-bangga-nih-tapi-duh-kok-pakenya-itu2-lagi-sih-bosen-ah-beli-model-baru-donk!, yang penuh para pejabat kedutaan, ekspatriat-ekspatriat, big bosses of some international companies, kita harus menyiapkan diri sebaik mungkin, you-have-to-looked-effing-good-in-every-potential-possible-way, karena nanti kita harus bisa mingle-ato-berbaur-kasarnya-nih-berSKSD-ria dengan orang-orang diatas, so then we don't have to get through those stupid-awkward-silent-ziiiiiiiing-wak-wak-really-really-uncomfortable-moments alias garing-renyah-cengo-sumpah-what-the-hell-am-I-doing-here-somebody-please-help-me-GET-ME-OUTTA-HERE!!!!

Garing No. 1
You either have to speak their native language (that is Dutch) or English-is-a-must.
Cuy, waktu Oom H "ngobrol" dengan beberapa bule-yang-gendut-gede-itu-orang-kedutaan-dan-yang-kurus-dan-pake-sepatu-keren-gue-MAU!-itu-boss-nya-Decorient, sumpah! Gue sama sekali tidak mengerti bahasanya, I don't speak Dutch, at all! Garing number one is soooo ON!

Garing No. 2
If you don't speak Dutch, hey! at least my English is a little bit good (in-a-way)
Ok, bahasa Inggris gue memang cukup lumayan, ga-bego-bego-amat-deh-ini-lo-bisa-nulis-pake-Inggris-walopun-campur-campur-NORAK-lo! Tapi kadang-kadang, mungkin karena jarang active English dengan native speaker, gue sering banget lupa kata-kata dalam bahasa Inggris, yang ada malah, uummmm-moments-looked-gagged-sometimes-speechless-trying-so-hard-to-speak-and-keep-forgeting-the-words-and-full-with-awkward-uncomfortable-momentum.
Garing number two, ready to countdown.

Garing No. 3
Ok, I can speak Dutch & also good in English, what now? You have to be up-to-date with the current affairs, from politics-maybe-to-a-little-bit-of-the-entertainment.
So, even if I'm good with the language, gue mesti uber-up-to-date dengan berita-berita di sekitar kita, current news & affairs-lah. Duh, another problem lagi, gue mengikuti perkembangan dan berita-berita di sekitar (I read the newspaper-in-the-morning), tapi harus-mesti-kudu up-to-date untuk bisa ikutan "ngobrol" with the crowd. Gosh! Makin terindimidasi gue, serius, gue deg-deg-an banget, jadinya malah takut diajak kalau sampai diajak ngobrol. Kriuuuk!!!! Kres-kres-kres....

Garing No. 4
I've accomplished everything above, but I forgot to bring my namecard.
So STUPID! Di acara-acara seperti ini, name-effing-card is tremendously important, have to bring it, kalau perlu, bawa banyak. Nah! Ada beberapa orang yang mengajak gue ngobrol, hal pertama yang mereka lakukan adalah, kenalan, dan langsung kasih kartu nama, DOR!!! Gue belum punya kartu nama. Garing lagi deh, perkenalan diri, done!, kartu nama, errmmm..belum punya *atau biasanya, bilang, sedang tidak bawa atau keluarkan kartu nama kosong, tanpa nama*
Bodoh! Jadinya mau mingle, eh malah mangga-mangga (kayak orang Sunda, malah jadinya cuma iya-iya-mengangguk-angguk-looked-stupid-curious-but-convincingly-concerned), tambah garing deh!

Garing No. 5
Hey, bring your own friend to accompany through this hard-depressing-awkward-garing-momentum. 
My besties, Ms. V is spotted in Bali right now, SO at this time, I'm feeling F*CKING ALONE, and so-help-me-God, OUT-OF-PLACE!!!!
Garing-is-a-must....

Cukup menyedihkan ya? Hahahaha..(ketawa garing...)
Tapi dari semua hal diatas, ada hal yang paling penting, yang harus.mesti.kudu lo kuasai, yaitu sifat SKSD dan sotoy-yang-diback-up-dengan-reasons-dan-pemikiran-yang-kritis-analitis, dengan bermodalkan itu, lo pasti bisa melewati tantangan diatas dengan mudah, pokoke, asal lo mau untuk *HAJAR AJA!!!!*

So, akhirnya sekitar jam 20.30, boss gue mengajak gue untuk pulang, dia memang sudah kelihatan capek sekali *ditambah lagi sedang tidak enak badan, lengkaplah sudah*

So, Mr. E arrived at home approximately at 21.20, take a shower, have dinner *again, I'm still hungry, d'uh!* and watched John From Cincinatti on PC.
While watching, Mr. E thinking, "Whatta day...."

P.S.:
I met only one handsome "bule" there, and I think my Ms. V would fancy him, big time! *No, not the one we saw at GKJ* and not one single caucasian girl/woman that can be considered cute-or-beautiful.
Sorry V, wish you were there, but you're not.


xoxo,
E.

Thursday, August 21, 2008

Random-Movie-Poster-of-the-Day: Charlie Bartlett

So, this is a movie poster for the movie Charlie Bartlett, one of my favorite coming-out-of-age movie.
Ok, biasa banget ya? Gue suka collages-nya, potongan-potongan foto yang dikumpulkan jadi satu dan diberikan kesan seperti ditempel-tempel seenaknya dan ditulis (bahkan dihias) seenak jidat. ;D
Mr. E thinks it is good-in-a-way, but what do you guys think, Yay or Nay?


xoxo,
E.

WebGaul Thread: Coolest Video Clip....

So, I have a little addiction in web-forum, just a little bit, but not THAT much.
Yup, gue punya 2 account, yang pertama Kaskus "ed15on", terus kalau di WebGaul, "virginboy".
Cuma iseng-iseng berhadiah, lumayan, bisa ikut meramaikan ataupun cuma untuk melihat-lihat posting-posting/threads orang-orang, kebanyakan cukup menarik lho.
Apalagi yang di Kaskus, ada penjual series-in-divx-version, yipiieee!!! I'm in heaven! I'll post it next time, ok?
Untuk saat ini, ada satu thread di webgaul yang gue ikutin, yang seperti biasa, just for fun. Thread ini judulnya Coolest Video Clip, tinggal di klik, untuk ke webnya.
Nah, isinya adalah sebagai berikut. *Lumayan juga bisa dipakai untuk posting blog gue, ya ga??*

So, pertanyaannya adalah, what are your top 5 coolest videos,
I have some, my top 5 in random order....

1. Buttons - Pussycat Dolls feat. Snoop Dogg
Ok, I bet that everybody drooled when they see this videos, sexy-bitchy-flirty-awesome, all in one package. Sebenarnya, sinematografi & koreografinya sangat biasa untuk sebuah video pop-group, tapi ada sesuatu yang bisa membuat orang cukup "terpaku" dan "deg-deg-an" waktu melihat videonya, I don't know what, but the video was something. Flirtycious!!!


2. Hide & Seek - Imogen Heap
Pertama kali gue dengar lagu ini seri The OC *masih inget gue waktu itu nonton di TV7, malam-malam, jam 12an, gile-ngantuk-aje* Lagunya cukup unik karena hanya bermodalkan vocal & vocoder, jadi itu sudah menjadi nilai plus, utk v-clipnya, simple dan unik *lagi*, karena bukan widescreen yang horizontal, tapi vertical widescreen. Unique!!! *tapi karena youtube tidak memberikan link untuk video-nya, terpaksa gue pakai link yang lain, tapi basically,video-nya tetap sama.*


3. Final Distance - Utada Hikaru
Salah satu video klip Jepang yang pernah gue lihat *secara ya I'm not a Japan-Fan*, the video is very-cool-awesome-I'm-tottaly-speechless, dengan setting Japan-near-the-end-of-the-world, kostum dan make-up futuristik, I totally loved it! Videonya sendiri disutradarai oleh ex-husband Hikki, Kazuaki Kiriya (yang bertanggung jawab atas film Casshern, that in my opinion, a very unique-ly Japanese version of Sin City/Speed Racer/300, both are good movies with amazing cinematography)


4. Strange & Beautiful - Aqualung
A very simple and minimalist video, scene-nya hanya seputar ruangan tua dan zoom-in-zoom-out si vokalisnya, tapi gue suka dengan permainan lampunya, yang bertransisi dari terang-gelap-terang-gelap. Keren.


5. Disco Song - Nitwit
Kalau video yang satu ini sih memang sengaja gue promosiin, my friends (Rob'n'Dae) made this video, for an indie-local band, Nitwit, konsep videonya, simple, yang unik adalah jalan cerita dan animasinya, cute-quirky-in-a-way gitu....


So, this is Mr. E's top 5 Video (in-random-order), what do you guys think?

xoxo,
E.
Love to hear from others....

Quote-of-the-day: Stuart Alan Jones - Queer As Folk UK

Today's quote is from one of the character of Queer As Folk UKStuart Alan Jones, played by Aidan Gillen.


"Because I'm queer. I'm gay. I'm homosexual. I'm a poof, I'm a poofter, I'm a ponce. I'm a bumboy, battyboy, backside artist, bugger, I'm bent. I am that arsebandit. I lift those shirts. I'm a faggot-ass, fudge-packing, shit-stabbing uphill gardener. I dine at the downstairs restaurant, I dance at the other end of the ballroom. I'm Moses and the parting of the red cheeks. I fuck and am fucked. I suck and am sucked. I rim them and wank them, and every single man's had the fucking time of his life. And I am not a pervert. If there's one twisted bastard in this family, it's this little blackmailer here. So congratulations, Thomas. I've just officially outed you." 
Stuart Alan Jones in Queer As Folk UK -

What do you guys think?
It's like, you just got SHOT in the head! Sick bastard!!!?

xoxo,
E.

Tuesday, August 19, 2008

Honey, Let's Get Married: Part Two

So, menyambung pembicaraan kemarin soal teman gue yang getting married, got hitched, tied-the-knot, whatever people called it. Di umur gue yang sudah kepala dua ini, pertanyaan-pertanyaan itu sudah mulai bermunculan dari berbagai macam pihak. Mulai ada pressure dari orang-orang di sekitar gue, asking about my man-hood? Or maybe my sexuality?

Ok, mungkin agak berlebihan, sebenarnya bukan pertanyaan soal kapan gue akan menikah, the real question is "Do you have a girlfriend now?", "Udah punya cewe belom lo?", dan atau "Mana nih pasangannya, kok sendirian aja?". Pertanyaan-pertanyaan ini bikin gerah juga ya...(apalagi waktu terima undangan dari si HF, "Mr. E and partner", PANAAAASSS....)

Errmm....tough question guys, a really-really-really-though question to be frankly. Gue agak sedikit kesulitan untuk menjawabnya. Hehehehe....

Sebenarnya gue punya jawaban yang tepat untuk itu, "I prefer to be single and enjoying my singlehood.", itu jawaban yang sebenarnya. dan satu jawaban yang paling jujur adalah, "I can't afford to have a girlfriend, I mean, have you seen me?" For some girls (maybe), I'm a big turn-off, not tough enough, not man-enough, looked to girly to be their boyfriend, not rich enough, I think I'm not good enough for them.

Ok, I had issues about my self-confidence and relationship issues, and that's a big problem.
Kesannya klise banget, tapi itu datang dari hati gue yg paling dalam. I choose to be single and enjoying singlehood to the last. Buat gue, having friends are a lot easier than having a single-relationship-commitment. (issues alert...)

Ada saat-saat dimana gue merasa iri dengan orang yang "lagi-pacaran" atau yang berstatus "in-a-relationship" di web-web jejaring sosial, kesannya, "The world belong to us, who cares about others" dan "We're declaring that we're together and we're happy about it", tapi kalau mereka sedang not-in-a-good-terms, lagi berantem,lagi sebel-sebelan, mereka kembali "The world (still) belong to us, who cares about others" dan "We're declaring that we're together and we're having a rough time or we're fighting", tapi itulah up-and-down-nya orang-orang yang in-a-relationship. So, it means that I'm jealous and obviously bitter, God, I'm gonna end up alone...

But, sometimes, when I was seeing a movie with some romance in it, itu juga membuat bisa jealous, kesannya, sial banget, mereka bisa saling "memadu kasih" sedangkan gue, single-alone-bitter-and-desperate. Blaaahhh!!!

Jadi sebenarnya mau gue itu apa sih? I honestly don't know what I want, I honestly don't know, and obviously I'm freaking out!!!!
Daripada stress sendiri, lebih baik gue serahkan saja sama yang diatas, kalau benar kata orang itu setiap orang punya pasangan di dunia, tidak ada yang diciptakan sendirian, that special person akan datang dengan sendirinya, I'm hoping and crossing my fingers...

So, obviously Mr. E wants that special person to be spent a lifetime with, and have to start searching, anyone can help me out?


xoxo,
E.

Monday, August 18, 2008

A Trip to UPH: Act Two


So, setelah ber-lebay-lebay-sok-mengenang-memori-kenangan-duh-terasa-tua-banget-deh, gue mesti cerita-atau-lebih-tepatnya-buat-riwayat-hikayat-pake-kronologis-apa-saja-yang-terjadi-di-UPH Festival-dimulai dari Kelapa Gading (although-it-will-be-so-boring-you’ve-been-warned-just-read-it-b*tch)

Gue dijemput sekitar jam 11.30 oleh i-Chan dan melakukan perjalanan ke Karawaci, naik CRV, ditemani DVD The Best of Bennie K (keren-juga-Duo-asal-Jepang-itu-walopun-gue-ga-ngerti-mereka-nyanyi-apa-pake-bahasa-Jepang-gile-aje-lo).

Tiba di Supermal sekitar jam 13.00, parkirm langsung i-Chan cabut ke Yellow, tuker sepatu, gue beli Starbucks-classic-iced-chocolate-lots-of-chocolate-syrup (YUMMY!!!).

Jalan ke UPH, ke gedung D, melewati Taman-Eden-yang-makin-rindang-aja-pohonnya-tapi-tetep-PANAS-BANGET-sambil-liat-liat-brondong-mentor-anak-sekolah-masih-shock-juga-karnea-baru-1-tahun-ga-kesana-udah-tambah-berubah-aja-nih-kampus. Terus, bertemu dengan Milla de el el, celingak-celinguk-liat-liat-stand di sekitar gedung D yang udaranya PANAS BANGET dan sepiiiiiiiii-jadinya-males-capek-duh-kenapa-dunia-mesti-PANAS-BANGET!!

Masih-liat-celingak-liat-celinguk-nyari-familiar-face-tapi-ga-ketemu-udah-mulai-desperate-untung-ada i-Chan-&-Milla-so-I-guess, I’m-ok, sambil berSMS ria dengan i-Tine, mencari tahu, kapan si Miss PR Associate ini bisa tiba di kampus. Eh, tiba-tiba, ada stand Taal, resto India, artinya, disitu ada Ms. Chinesse-India, Deepti Mahadip, THANK GOD!!? Another familiar face, asik-deh-bisa-ngobrol-ngobrol-and-bisa-liat-Mami-nya-Deepti-ooh-rupanya-mukanya-mirip-Deepti-tapi-lebih-putih-Chinesse-gitu-lho-bego-amat-sih-gue.

Sementara i-Chan & Milla makan-ngobrol-duh-ga-tau-deh-mereka-ngapain-gue-cengo-ga-kenal-jadinya-rada-garing-sendiri, gue mengunjunhi stand Deepti, untuk chit-chat-seneng-deh-bisa-ngobrol-ama-Miss-kita-ini-terus-sambil-ngadem-juga-di-stand-Taal-yang-pake-AC-gede-dan-digabung-ama-stand-Christian-Music-Competiton-sumpah-ga-nyambung-banget-apaan-sih? Terus, lanjut bersama Depti ke lapangan basket untuk melihat-lihat stand Ilmu-Komunikasi-ynag-dulunyya-kita-kenal-dengan-FISIP-ato-mungkin-namanya-udah-ganti-cuma-guenya-aja-ga-tau-dasar-bego. And I met Babeh Andri Oarto with his 2 headset-handsfree & 3 cellphone (pic included),

then with Mr. Robbie of Multimedia & Desktop Publishing, have a little chat with them-looked-busy-don’t-want-to-disturb-got-to-meet-and-busy-with-other-and-the-show/festival.
Have a chat with Deepti in the cafetaria yang sumpah-deh-udah-kayak-café-raksasa-ato-lebih-cocok-kayak-foodcourt-supermal-dengan-makanan-super-mewah-yang-bagi-ga-mampu-udah-pasti-ga-kebeli, mengenang soal Mrs. Annis, my beloved friend (I’m gonna miss you, rest-in-peace darling…) dan mendengar cerita lengkapnya dari Deepti.
Kembali ke stand Deepti sambil-ngadem-dan-menahan-lapar-karena-nungguin-iTine-yang-janji-mo-makan-Teppan-di-Supermal-and-tetep-udara-PANAS-BANGET. Bertemulah dengan iTine sekitar jam 15.00, dia ber-chit-chat-dengan-Deepti-sebentar-terus-bertemu-FransTjeong-di-lapangan-basket-yang-baru-abis-belajar-kelompok-gile-Bu-S2-nih-ye.

Sebelumnya bertemu Babeh Andri dulu, baru bertemu FransTjeong, balik ke stand Deepti, bertemu dengan Sebastian-tetep-aja-sok-cool-najong-ah-Bas-lo-ga-banget-dan-looked-so-gay-with-the-shirt-with-capuchon, foto-foto dulu di depan Taman-Eden, langsung cabut ke Supermal bersama-sama Bas, FransTjeong & iTine, makan Teppan, UENNAKKK BANGET-sumpah-gue-laper-tak-tertahankan-makan-lahap-banget. Frans pulang karena ada janji dengan calon mertua, ke E-Center, melihat-lihat DVD-ih-mahal-7ribu-perak-mending-di-gading-udah-kenal-deh-dan-cuma-6ribu-aja, Bas pulang-setelah-beli-dvd-dan-tetep-looked-so-gay-so-he-needs-to-get-a-boyfriend.

Terus, dapat SMS dari i-Chan, dia dan temen-temennya ada di Times Bookstore, gue nyusul, bertemu dengan Grace (i-Chan’s tomboy little sister, so-ga-banget-in-her-mentor-costume), iTine pulang-ngantuk-banget-ya-Tine-sori-deh-abisnya-garing-renyah-banget-acaranya.

Tiba-tiba jam 19.30, ada bunyi-bunyian ledakan di angkasa, di sebelah condo, rupanya fireworks-nya sudah mulai ditembakan ke angkasa! Lari-lah gue, Grace & i-Chan ke arah condo dengan secepat kilat, melewati kampus, Menara Matahari, Matol (apaan tuh? Matahari kecil Tolol!!! Bwahahahah!!!), langsung ke arah Pisa Café. For a couple of minutes (or-30-seconds-or-less), the fireworks sparkles the sky (awesome!!!), tapi langsung habis. Gila! Gue ga sempet melihat secara penuh kehebatan-kemahalan-kemegahan-Fireworks-UPH-Festival!!! Sial!!!! Rupanya, dari waktu yang direncanakan jam 20.00, diubah menjadi jam 19.30, dan durasi fireworksnya pun dikurangi menjadi less than one minute (or two, I have NO IDEA…). Damn! Lebih lama menunggunya daripada melihat si explosions in the sky-nya, sial!!

Sehabis itu, gue makan di daerah Taman Elok / Taman Ijo (kinda miss that place too, Le-Tess’s kost-kost-an), dan sekitar jam 23.40, gue dan i-Chan, kembali ke Jakarta.

So, even though, the day was kind of lame though, but it’s fun, and Mr. E loved it very much, so, until next time, ciao dudes!!!

xoxo,
E.

A Trip to UPH: Act One

So, mulai tanggal 16-20 Agustus 2008, di almamater gue tercinta, Universitas Pelita Harapan (or also known as the infamous-uber-expensive-UPH) diadakan UPH Festival. Bagi yang tidak mengetahui apa sih UPH Festival itu bisa dilihat di official website-nya UPH at www.uph.edu, disitu dapat ditemukan informasi tentang mantan kampus/universitas gue itu, si penguras-papa-yang-hartawan-itu-lho! Atau bagi yang cukup males untuk buka (ataupun baca gitu, duh! gue aja males gitu), OK, gue kasih tau deh. Sebenarnya sih UPH Festival (yang tahun ini punya tag-line, LET'S SHINE!!!) ini adalah acara penyambutan buat para mahasiswa baru (yang kebanyakan dari mereka adalah spoiled brats dan atau artis-artis-ibukota-yang-lagi-climbing-up-the-popularity-dan-biasanya-lagi-norak-banget-deh-belum-terkenal-aja-udah-sombong-males-banget-gitu).

Selain itu, dipakai juga sebagai kegiatan orientasi mahasiswa baru, pamer-pamer-kampus buat anak-anak sekolah ataupun umum, ajang pertemuan-alumni-yang-sangat-ga-jelas-kemana-sih-semua-orang, pertunjukan-musik-yang-sepinya-ga-ketulungan-dan-ga-ada-yang-nonton-sepi-aja-deh, dan yang tidak kalah serunya, ajang-bazaar-buka-stand-makanan-aksesoris-atau-apapun-yang-bisa-dijual-dilihat-yang-penting-bisa-meramaikan. Cukup garing-renyah-crispy-kriuuk ya.
Memang, pada dasarnya gue bego-tolol-tapi-sotoy-is-a-must, udah tahu acaranya-bakal-garing-dengan-udara-super-panas-kering-kerontang-ga-ada-yang-bisa-dilihat-selain-brondong-brondong-ga-jelas, yet, I still came. Ada beberapa alasan TOLOL kenapa gue mau datang.

Pertama, diajak oleh i-Chan. Gue langsung setuju lah ya, no question asked, ke Karawaci gitu lho, siapa yang ga mau. Kedua, mau liat FIREWORKS-yang-katanya-UPH-spend-Rp.4-eM-for-the-spectacular-view-scenes-whatever-that-thing-looked-like-in-the-sky. Ketiga, di e-invite di Facebook oleh Babeh Andri Oarto untuk menghadiri Alumni Gathering (yang rupanya gue salah lihat tanggal, tanggal 18 bo!). Keempat, diajak lagi oleh i-Tine waktu gue telepon-pake-XL-ke-Mentari-selama-20-menit-untuk-ngucapin-Met-Ultah-tapi-akhirnya-malah-ngobrol-and-rupanya-ga-murah-9ribu-perak. Kelima, pengen nampang-setor-muka-cipika-cipiki-cari-perhatian-sok-tua-merasa-alumni-sok-norak-kaget-ga-punya-malu-berSKSD-say-hi-t*i-kutching! Hehehe, alasan-alasan yang aneh, FREAK LO!!!

Kok alasannya banyak amat? Duh! Bawel deh! Alasan yang sebenarnya kenapa gue mau dateng itu apa? I miss the old campus, I miss UPH, I miss the miles that I had to go through to get there. Aneh juga, dulu setiap kali kesana, dengan jarak yang mesti gue tempuh, Kelapa-Gading-ke-Karawaci-itu-sih-jauh-bener-mo-mati-rasanya, gue biasanya ngedumel sendiri, ngomel-ngomel, kenapa sih mesti ke kampus yang begitu jauh. Macet, jauh, mesti 2x-3x ganti public transportation, badan berkeringat-kaos-basah-jadinya-agak-bau-dikit-deh, muka item-kena-debu-dan-asap-bus-yang-AMPUN-deh! Cobaan? So pasti! Tapi setelah lulus, seharusnya gue bisa merasa lega, ya ga? Selamat tinggal perjalanan yang biasanya mesti gue tempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam itu. Eh, yang ada bukan lega, tapi malah kangen-rindu-gimana-gitu. Aneh, tapi UPH memang punya efek dan pengaruh yang cukup besar dalam hidup gue, makanya, gue senang kalau bisa kembali kesana walaupun cuma sebentar. Mantan-kampus gue ini adalah tempat dimana gue bisa fit in dengan berbagai macam orang (I don’t really get along with my high school friends, so do the math…), gue bisa hang-out, main bareng, bahkan networking dengan banyak orang dari berbagai penjuru Indonesia. Selain itu, gue juga menemukan teman-teman yang bisa gue bilang sahabat, itu yang paling penting tentunya. We laughed-out-loud, we cried, we play hard, we study hard, pokoknya teman-teman senasib-seperjuangan-sepenanggungan. Gosh, I miss them SO MUCH!!!

Selain teman-teman, gue juga kangen dengan mata-mata kuliahnya, yang jauh lebih asik-menarik-daripada-sekolah-tapi-tetep-susah-juga-kalo-ga-belajar, dosen-dosen unik-antik-sakit, ujian-ujian-terus-kelupaan-kalo-hari-ini-jam-berapa-terus-kelupaan-bawa-kartu-ujian, saat-saat-nyontek-bikin-kebetan-eh-akhirnya-udah-nulis-panjang-panjang-malah-ga-kepake-karena-ketauan-dosen-ato-jadinya-hafal-sendiri, dan masih banyak banget hal-hal besar-kecil yang kayaknya sangat tidak mungkin untuk diceritain satu-satu. Intinya, masa-masa kuliah adalah the best times I had in my life, tidak-akan-pernah-dilupakan-mesti-harus-kudu-diingat-sepanjang-masa!! Lebay deh…

By the way, gue melakukan sesi-pemotretan dengan i-Tine & FransTjoeng, enjoy...
(click picture to get bigger size)

So, it was almost 03.00 in the morning, and Mr. E needs his infamous-beauty-sleep, to be continued…


xoxo,
E.

Sunday, August 17, 2008

Random Pictures of Trees & Buildings: Part One

So, I like to use my Samsung D-600 camera phone to take some stupid-silly-unprofessional-totally-amateur-pictures, mainly I took the sky, clouds, the sun, sunsets, tall buildings, big trees, roads, etc-etc-etc.

Here are some of it, find it useful? *crossing fingers*
And more to come, so just wait....
(click pictures to get bigger quality)

Mr. E knows that it is totally amateur and ridiculous, but it was fun and I liked it.


xoxo,
E.

Itha’s Sweet 17 Birthday-Bash-Party


So, I was invited by my ‘lil sis blast friend birthday party the other day and I was late. Acara yang sedianya diadakan hari Jum’at, tanggal 15 Agustus 2008, di Resto Sinar Medan, jam 18.00 sore, gue malah datang kira-kira jam 19.30. Jam-karet-banget-deh-tapi-kan-gue-naik-bus-pulangnya-pake-macet-macet-dikit-terus-belum-lagi-mandi-dandan-dandan-dikit-pake-dasi-terus-mesti-jalan-kaki-dari-rumah-udah-keren-keren-pake-kemeja-plus-dasi-item.

Sebenarnya sih gue bukan telat karena macet atau apa, tapi *eng-ing-eng* gue lupa. Yup! I totally forgot about the party. Lupa banget. Kasihan juga si Itha, mengundang dua kakak blast friend-nya, tapi malah yang satu ga-datang-mesti-nge-band-di-Rancamaya-udah-dikontrak-padahal-lagi-sakit dan yang satunya lagi jam-karet-tapi-banyak-alasan-dasar-freak-lo! Tapi, by the end of the day, gue kan tetap datang-setor-muka-sok-norak-SKSD-orang-gue-kelaparan-yah-mesti-makan-donk.

Karena datang telat, jadi I missed the whole-games-party-seru-seru-annya-acara-potong-kue-first-cake-gue-mau-donk-candle-candle-ga-jelas-mau-gue-apa-sih? Gue cuma sempat makan sedikit dan ga-bisa nambah-karena-agak-malu-nanti-dipikir-rakus-and-ga-tau-diri-belum-kasih-kado-kok-malah-nyolot, belum lagi minumnya the panas-padahal-udara-panas-tempat-kecil-sumpek-plus-anak-anak-SMA-MarJos-yang-bawel-bawel-sok-goda-goda-in-gue-ih-jadi-malu-sok-keGeEr-an-deh-gue. Penderitaan lengkaplah sudah.

Ah, sudahlah, yang penting, gue datang, bisa mengucapkan “Selamat Ulang Tahun Itha!!!”, and offcourse menambah-nambah kesumpekan restoran Sinar Medan itu. Bwahahahaa!!!! Uups, gue lupa lagi, kadonya menyusul ya dawling…

So, I had a blast at the party-that-later-be-followed-by-going-to-LaPiazza-and-have-some-Es-Campur-yang-esnya-sumpah-gede-gede, tapi yang paling penting adalah Mr. E once again said, “Happy Sweet Seventeen Itha!!!

xoxo,
E.

Honey, Let’s Get Married: part one

So, last Thursday, I received an invitation, a WEDDING INVITATION, from one of my friend back in primary-to-junior-high-school. Kaget juga waktu gue tahu dia mau married dan mau mengundang gue. I’m SO glad that people still remember me and want to get the trouble to invite me to their occasion.

Ada beberapa orang yang juga yang got-hitched-but-no-info-no-invitation-nothing-they-just-got-married-and-pretend-that’s-ok-no-heart-feeling. Lho, gue kok jadi sensi sendiri sih? Jadi, maunya apa? Mereka menikah and tidak mengundang gue, so what? Duh, tidak perlu untuk dibesar-besarkan deh, itu kan urusan yang mau menikah, terserah mereka mau mengundang atau tidak, ya ga? Kan ga tahu juga, mungkin mereka tight budget or just want their closest friends and family to come, mungkin aja kan? Jadi, gue akan santai-sesantai-santainya saja and pretend that nothing happened, even so, I’m still going congratulating them for getting married.

Kembali ke laptop *cih! Tukul-ga-banget-deh*, waktu gue terima itu undangan, I feel happy and also exited, bisa ke kondangan juga, apalagi, tempat resepsi-nya di Kelapa Gading Sport Club, makin asik tuh, ga perlu naik pusing memikirkan biaya transportasi *ih-dasar-pelit-ga-mo-rugi-najong-lo!*. Waktu buka-buka undangannya, kaget liat si HF (identitas dirahasiakan ye…), she looked a little bit puffy, beda sekali dengan waktu masih SD-SMP (ya-iyalah-lo-goblok-banget-deh-itu-kan-kira-kira-10-tahunan-yang-lalu), so, I guess people changed-grown-got-taller-bigger-richer-poorer-whatever. Despite that, she still looks great and I guess, she’s really happy (I can look in her eyes).

So, right now, Mr. E’s counting the day ‘till the end of the August to come, wish me luck guys.
to-be-continued…

xoxo,
E.

Friday, August 15, 2008

Song-Of-The-Day: Bethany Joy Galeotti - Feel This

Gue memang belum sempet untuk nulis-nulis lebih banyak, mainly masih ngurusin layout & setting-an blog gue. Nah, sembari menunggu apa sih yang bakal gue tulis, mending gue kasih lagu yang lagi sering banget gue dengerin di iPod gue saat ini, judul lagunya Feel This. Alasan gue suka lagu ini? Ga tau juga kenapa, waktu pertama kali denger lagu ini, gue langsung suka aja. Dibandingkan dengan versi aslinya, lagu ini jauh lebih bagus, vokalnya bener-bener bisa bawa meaning dari liriknya jadi lebih dalam dan mengubah touch versi aslinya.

Lagu ini pada awalnya dinyanyikan oleh Enation pada tahun 2004, lalu pada tahun 2008 ini, lagu tersebut di re-recorded oleh Bethany Joy Galeotti, istri dari vokalis band Enation itu sendiri, Michael Galeotti.
FYI, lagu ini muncul di episode finale One Tree Hill season 5, dimana tokoh yang diperanin oleh si Bethany Joy Galeotti, Haley James Scott sedang melakukan recording di studio. Secara gue udah tidak mengikuti One Tree Hill lagi, jadi no comment deh soal serial-nya. ;p

Mau dengerin? Browse my music playlist.
Atau youtube page-nya, PUAS?????


xoxo,
E.


Wednesday, August 13, 2008

Quote-of-the-day: Logan Echolls - Veronica Mars

Today's Quote is taken from Veronica Mars, by one of the character, Logan Echolls, played by Jason Dohring.


"Ah, see, I'm more of a purist. You know, less blood, more emotional distress. I'd rather see him locked in a room, padded, crapping himself in the corner. You know, he's an English teacher, he'd appreciate the poetic justice."
-Logan Echolls in Veronica Mars-




xoxo,
E.