Friday, April 10, 2009

PEMILU OH PEMILU...

Jadi, kemarin, tanggal 8 April 2009 adalah salah satu hari bersejarah buat Indonesia, PEMILU 2009 *eng-ing-eng...*.

Pemilu tahun 2009 ini kembali ditandai dengan sedikit problem; untuk putaran pertama Pemilu ini dilaksanakan untuk memilih 560 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), 132 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan 132 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Provinsi maupunDPRD Kabupaten/Kota) se-Indonesia periode 2009-2014. Nanti ada putaran kedua maupun putaran ketiga yang gue sendiri tidak begitu jelas kapan *dan tidak mau perduli juga, terserah deh, yang penting bisa dapet presiden & wakil yang oke, dan bisa mengangkat Indonesia dari keterpurukan yang makin patah ini, MAY YOU HELP US, GOD....*.
Ow, by the way, contoh Kertas suara-nya nih....

Probelumnya adalah, kita harus memilih dari sekian banyak calon legislatif itu, dan kita tidak mengenal satupun, SATU PUN!!! Cukup gila, tapi, itulah Indonesia, unik-nyentrik-dan-kadang-kadang-kontroversial.

Ok, cukup introduksi-nya, jadi, pada hari rabu, tanggal 7 April, gue sudah sangat excited sendiri, ga jelas juga kenapa, but I'm excited to vote. Hey, lo sebagai seorang warga negara Indonesia, punya hak dan kekuatan untuk ikut memilih siapa yang akan duduk di kursi pemerintahan, walaupun, harus diingat, kita sama sekali tidak mengenal satupun dari calon legislatif yang ada di lembaran pemilih, tapi suara kita itu berpengaruh. *Ok, kepala gue sudah terpengaruh dengan slogan-slogan pemilu di Amerika Serikat yang genjarnya-sih-parah-abis itu, one voice can change the world, make a change, vote for change, bla-bla-bla...*.

Nah, di pagi hari tanggal 8 April, gue bangun kira-kira jam 10.30 *kesiangan lagi...*, dan langsung bersiap-siap untuk pergi voting di TPS dekat rumah. Tapi sodara-sodara, semua adik-adik gue sedang bertransformasi menjadi sleeping-elephants *bukan sleeping beauty, kebagusan!*, dan BELUM ADA YANG BANGUN. Sang Bunda pun lagi malas-malasnya untuk bangun, maklum tadi malam nonton Boys Over Flower, Korean version, jadinya agak-agak drowsy-ga-jelas-maunya-apa-sih...

WHAT'S WRONG WITH YOU PEOPLE????
WAKE UP, GET INTO THE SHOWER, AND GO VOTE!!!

*terengah-engah-napsu-orgasmic...*

Setelah cukup ngomel-ngomel, akhirnya mereka bersiap diri. Gue tidak perlu mandi karena tadi malamnya pulang jam 24.30, mandi dan langsung tidur pulas. *lagi jadi bule gitu, mandi malem aja, terus pagi bangun, sikat gigi, berangkat ke aktivitas mereka...JOROK...*

Sebelum berangkat, jam 11.30 *TPS tutup jam 12.00, orang-orang-gila-males-nyontreng-bener-bener-deh...*, gue ngecek kartu pemilihnya,
Sang Bunda : check!
Sang adik cowok : check!
Sang adik cewek : check!
Sang Ayah (almarhum): check???
Mr. E : NONE.

*angin berhembus kencang...*
*petir menyambar-nyambar...*
*hujan-badai-menyerang...*
*ayam berkokok...*
*gue kentut (oops...)*

E.
"Mum, nama gue kok ga ada ya???"
Mum
"Oy, iya tuh, emang nama kamu ga ada, aneh, dari kemarin ga ada yang nganterin, malah punya papi & Stef ada tuh...."
E.
"Hueeeeeeeeeeeeeeeeeeeee????????? Nama gue kemana????? Kok ga ada sih??? GIMANA NIH?????? GIMANA MO NYONTRENG?????"
*panik-gila-ampe-minum-air-2-gelas...*
Mum
"Wah ga tau tuh, emang aneh ya, masa si papi punya bisa kluar, punya kamu ga kluar, DASAR PEMILU GILA!!!!"
E.
*terdiam-siiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiingggggggggg-burung-lewat-shocked-kaget-lemes-pengen-kentut-duh-laper-deh-kepengen-makan-mie-abc-selera-pedas-yummmm-AHHHH-BUKAN ITU MAKSUDNYA!!!!!!*

*masih dalam fase-kritis-cengo-berdarah*, "Yuk jalan, telat nih..." Bunda berkata...
Jalanlah kami berempat menuju TPS, jam 11.50, GILA, TELAT ABIS!
*masih-cengo-ngomel-bgomel-sendiri-KEMANA-NAMA-GUE???HAK-GUE-SEBAGAI-PEMILIH-GIMANA-DONG????*
Adik cewe gue malah dengan santainya, "BIASA AJA SIH! Nyontreng doang lo!"
Yah, karena adik gue biasa aja, gue juga langsung biasa-aja-mode: ON.

Tapi sampai di TPS, gue mencak-mencak, ngomel sama petugas-petugas di situ, yang notabene tetangga-tetangga gue aja, malah satu lingkungan gereja gue pula.
Waktu gue mencak-mencak sendiri, reaksi mereka sangaaaaaaaaaaatt biasa, "Ya udah, emang nama kamu ga kluar, gapapa kok..., biasa aja lagi...."

Dang! Jadi para petugas TPS pun tidak perduli dengan Pemilu kali ini. Pemilu super ga jelas, ga kenal siapa pun dari sekian banyak caleg yang ada.....
Serius, gue shock juga dengan sikap tak-acuh mereka, tapi ya, karena memang reaksi gue yang cukup berlebihan, jadi, reaksi mereka juga berlebihan, BIASA AJA...
Ya sudahlah, LET IT GO...

Jadi, setelah menunggu-nunggu untuk menyontreng, gue malah tidak dapat apa-apa, NOL BESAR, cuma karena adanya kekeliruan dari surat pemilihnya saja, nama gue tidak keluar.
Capeeeeeee deh.....

Tapi tunggu, ketika sang Bunda keluar dari TPS, tiba-tiba dia mendatangi gue & dia menggosok-gosok jari tangan-nya yang berlumuran tinta biru.
"Lumayan lho, bisa dapet Starbucks coffee gratis..."
*tapi kita ga ada yang pergi karena sorenya mesti masuk gereja, KAMIS PUTIH CUY!!!*



Huehehehehe...,serasa ikut Pemilu walaupun cuma dapet cap-tinta-biru-tanda-sudah-ikut-Pemilu...

Mr. E is thinking, "Golput is a must???"

xoxo,
E!

No comments: