Sunday, September 27, 2009

Movie-of-the-Day: Surrogates


Surrogates merupakan film bergenre science-fiction yang disutradarai oleh Jonathan Mostow (Terminator 3). Film yang dibuat berdasarkan graphic novel karangan Robert Venditti Brett Weldele ini dirilis pada tanggal 25 September 2009.

*Original cover of the graphic novel. Courtesy of Wikipedia. http://en.wikipedia.org/wiki/File:Surrogates_new_cover.gif*

Surogates membawa penonton ke sebuah dunia utopia di masa depan dimana teknologi sudah menjadi sebuah kebutuhan primer. Setiap manusia menggunakan robot surrogate (surrogate berarti pengganti dalam bahasa Indonesia) untuk melakukan segala aktifitas dalam hidup, sementara si manusia itu sendiri dapat duduk di rumah dengan aman sentosa dan mengendalikan robot tersebut. Selain itu surrogate yang dimiliki dapat didesain lebih sempurna dari bentuk asli si manusia, bisa menjadi siapa saja, dengan bentuk yang seindah mungkin serta dapat melakukan aktifitas tanpa harus bersusah payah.


Hal ini tidak berlangsung lama karena ada dua surrogate dan manusia pengendalinya yang dibunuh dengan menggunakan semacam senjata super canggih. Salah satu korban tersebut adalah anak dari pencipta teknologi surrogate itu sendiri. Dari situ, datang seorang agen FBI bernama Greer (Bruce Willis) & partnernya agen Peters (Radha Mitchell) untuk mencoba memecahkan kasus tersebut. Ketika surrogate agen Greer hancur sewaktu mencoba menangkap pembunuhnya, dia harus memecahkan kasus ini dengan menggunakan tubuh aslinya sendiri. Dalam perjuangan mencari kebenaran dan jawaban dalam kasus ini, Greer menyadari akan inti masalah dan kecanduan yang dihadapi oleh manusia-manusia dengan surrogates-nya dan berusaha mencari jalan yang terbaik untuk menyelesaikannya, walaupun dengan konsekuensi harus mengorbankan teknologi surrogate itu sendiri.

Ada beberapa hal dari film ini yang terasa kurang "greget"-nya.

Satu, konsep cerita yang kurang orginal dan tidak ada pendalaman karakter-karakternya. Konsep film ini agak memiliki kesamaan dengan dengan film-film sci-fi seperti A Scanner Darkly, Blade Runner, The Stepford Wives, Matrix, Wall-E, I-Robot, bahkan seri Terminator; dimana manusia memiliki ketergantungan penuh dengan teknologi dan menggunakan teknologi untuk melakukan segala aktifitas dalam hidup, tapi tiba-tiba teknologi yang digunakan tersebut mulai "membangkang" dan berbalik menghancurkan hidup manusia, dan akhirnya manusia mencari cara agar bisa menghancurkan teknologi tersebut dan mengembalikan eksistensinya sebagai mahkluk hidup di dunia. Selain itu, pemahaman mengenai mengapa menggunakan surrogate sebagai "pengganti" manusia tidak pernah dijabarkan secara jelas, walaupun di awal film ada penjelasan mengenai asal mula penemuan surrogates itu sendiri dengan gaya film dokumenter ala film District 9.


Dua, durasi yang terlalu pendek. Memang, dengan melakukan editing yang cukup ketat, alur film tidak akan terkesan bertele-tele, tapi hal ini malah membuat filmnya terkesan agak terburu-buru dan penyelesaian masalahnya menjadi terasa terlalu ringan.

Tiga, penggambaran para surrogate akan sedikit mengganggu bagi sebagian orang. Fisik mereka yang terlalu sempurna dan terkesan sangat-sangat berlebihan, atau kita buat istilah sendiri: botox-ish-Barbie-doll-like-and-heavy-on-the-photoshop-physique.


Secara keseluruhan, film ini cukup menarik diikuti dan menghibur. Orang dapat keluar dari bioskop dan ada sesuatu yang dapat dipikirkan, selain itu twist endingnya cukup membuat sedikit penasaran dan rasa ketidakpuasan.


*official movie trailer*
click here for the official movie website.

Have a nice weekend people, Mr. E knows that he enjoys it very much!

xoxo,


7 comments:

Willy & Jonih said...

The Stepford Wives di reveal jadi film sci-fi... awas spoiler, ah...

Mr. E. said...

@ Wil/John:
Maksudnya komen lo apaan ya? Gue ga ngerti. *lagi agak ga connect...*
hehehe....
Tapi kalo menurut gue sih ya, Stepford Wives versi filmnya itu termasuk sci-fi, karena penggunaan robot2 untuk mengganti istri2 mereka, sedangkan bukuya sih lebih ke arah thriller gitu.

antonio said...

hi mampir lg :p

Tapi kalo menurut gue sih ya, Stepford Wives versi filmnya itu termasuk sci-fi, karena penggunaan robot2 untuk mengganti istri2 mereka, sedangkan bukuya sih lebih ke arah thriller gitu

nah ini termasuk spoiler jg xixixi
jadi yg blm ntn bisa kenikmatannya berkurang secara dah disebutin kl istri2 Stepford itu......
kl blm ketauan kan bisa nebak2 :p
btw gw dah pernah ntn loh

suka film2 & tv series yah? gw jg hohoho

Gogo Caroselle said...

ed,
kamu dibayar berapa buat promosi. gara2 looo, gue jd pengen nonton!
haha

Mr. E. said...

@ Gogo: Ga dibayar kok, cuma kasih resensi aja. Ayo nonton. Cukup menarik kok filmnya.

@ Antonio: ooo, itu maksudnya. maap! steford wives cukup bagus kok. gue suka.
iya!!! gue suka banget, cinematherapy & guilty pleasuring.

ssandra7984 said...

I've watched this last week.
Gila, I wish I have a perfect body without having to do anything.

NICEEE....

FilmForWestInc said...

Surrogates..hemm, lumayan sih filmnya, menggambarkan salah satu apa yang akan terjadi di masa depan...tapi seram juga kalo jadi kayak gitu...weh...

hehe btw tukar link sob...tengkyu