Thursday, July 30, 2009

What's Inside E's Bag: Revelation.

Ah, siang-siang gini, habis meeting untuk pre-program kerja *belum program kerja-nya, tapi masih road-to-program-kerja, re-pro-ker istilahnya, maksa deh.*, buka-buka blog orang, meninggalkan bercak-bercak tangan disitu, eh, sampailah kita di blog-nya si GoGo. Disitu, dia posting soal isi tas-nya. Klik disini untuk baca. Nah, tiba-tiba terinspirasi untuk bikin juga.
*maklum, lagi punya creativity issues, jadi cuma bisa ngekor apa yang orang lain bikin, GA KREATIP.*

Selain itu, postingan ini juga gue gunakan sebagai jawaban kepada beberapa orang yang sering nanya, kenapa gue selalu membawa tas gede-gede, isinya apa aja gitu? Heheheh...

So, ga-usah-banyak-cing-cong, let's see what's inside my bag.


*putar dari arah jam 10 dan seterusnya*

Tas...
Un-branded-brown-slightly-Burberry-look-a-like-bag from Shanghai. Hadiah dari teman gue, Rossi Nanda, alias Rosmah, si Bibir 5 inchi. Tasnya multi fungsi & multi use, bisa dijadikan tas ala post-man-bag, bisa dijadikan shoulder bag & bisa dijadikan back-pack. Selain itu, tasnya besar, bisa isi banyak barang.

Agenda...
Starbucks Coffee planner-organizer. Hadiah dari Starbucks La Piazza. Kumpulin stempel dari setiap pembelian minuman, 2ox kalau tidak salah, terus dituker deh sama agenda-nya. Isinya kurang dimaksimalkan, karena sayang kalau mau ditulisi, bagus gitu kertasnya.

Toiletries....
Perfume/body-cologne-wangi-wangian & tissue
OK, gue ketangkep basah. Saya suka cologne bayi, lebih khusus Johnson's Baby Cologne, Fresh Blossom. Bau-nya menyenangkan. Makes me happy. Untuk tissue, hand-pocket tissue merek Paseo harus selalu ada. Untuk tissue basah, biasanya hasil "curian" dari restoran. Hehehe... Kurang 1 item, hand sanitizer. Belum beli.

Obat-obatan...
Must have item, ada 3 jenis, Plantacid Forte cair *untuk sakit maag, tipe antacid*, Ranitidin *untuk sakit maag yang berkepanjangan, tipe acid blocker* & Panadol Cold & Flu.

Candies & Sweets!
Ini adalah must have items! Permen kopi Espresso, permen Blaster, Hexos & lollipop Hot-Hot-Pop. Item tambahan: coklat Beng-beng, coklat pasta Choki-choki & lollipop Milkita.

iPod IS A MUST. *jangan lupa kabel datanya...*

Name Card Holder...
Hehehe...norak, baru punya kartu nama, seumur-umur gue kerja, baru kali ini punya kartu nama. Ceritanya banyak gitu, jadi mesti dibawa-bawa & dibagi-bagi.

Yang tidak masuk:
Handphone. Samsung D600.
Jaket. Hurley, red-yellow-jumper.
Water bottle. Aqua or Ades.

Mr. E is thinking, "BANYAK BANGET YA..." *and, what's with the colours???? E, stop using too much colours!*

xoxo,

Monday, July 27, 2009

Picture-Of-The-Day

What is that?
Please, don't click it, DON'T.

*You have been warned, don' click it, DON'T!*

NOOOOOOOOO!!!!!! I just puked myself.

Mr. E is disgusted by his own posting.

xoxo,
E.

Sunday, July 26, 2009

Megan Fox.

Megan Fox. Nuff said.

From this....


to this....

*from her new movie, Jennifer's Body, directed by Diablo Cody*

BIG TURN OFF!!!


Watch the HD trailer here.




The trailer seems interesting, especially because Adam Brody is on it! Yay! The OC's Seth Cohen just got a job! Hope the movie is good, crossing fingers...

Mr. E thinks that Megan Fox is really hot, but sometimes, she can looked drag-queen-ish.

xoxo,
E.

Saturday, July 25, 2009

The What-So-Called-Shallow-Prayer...

-The Girl (and maybe some what-so-called-Metro Sexual & Gay Guys) Prayer-

Uang tunai kami yang ada di dalam plastik,

Dimuliakanlah arloji -mu,

Datanglah tas -mu,

Jadilah dan -mu,

Berilah kami setiap hari ,

Dan, ampunilah segala keberlebihan kami seperti kami pun mengampuni yang menolak kami,

Jangan keluarkan kami dari kemewahan tetapi bebaskan kami dari segala kekurangan,

Demi dan ,


Amex.

*based on the Our Father prayer, Indonesian version...*
click here for the original version of the prayer.

xoxo,
E.

Loathe is a Strong Word, but I REALLY-REALLY Pissed with You...

Gosh, you're such an arrogant, self-absorbent, self-centered, make-everything-complicated, strict, an annoying-drama-queen-esque person.
Get over yourself, please.

What, you think you're so freaking special, smart, talented, drop-dead-gorgeous, people LOVED your work till death, so you can treat people like they're worthless? Ooh, and that look, that disgusted look that you give to people, that's not nice & unthoughtful.

Hey, please take a rain-check, people just hate you!
People freaking loathe you!
You don't have any real friends.
Friendless & fugly, that's you.

The world doesn't revolve around you, take a note to yourself.

And one more thing, if you give me the "I'm-so-much-better-that-you-look" thingy, I'LL POKE YOUR EYES, RUGGED YOUR FACE & KICK YOU IN THE NOSE, I'm sure of it, and you don't want to know get my bad side on you.

xoxo,
E.

Would The World Stop For a Split Second at The Day You Died?

Pernah tidak membayangkan atau mungkin bermimpi tentang hari dimana kita meninggal?

Siapa saja yang berada di sisi kita di saat-saat terakhir.
Siapa saja yang menangis & meratap ketika kita meninggal.
Siapa saja yang merasa kehilangan begitu dalam karena kita pergi meninggalkannya.
Siapa saja yang merasa menyesal karena belum sempat mengucapkan selamat tinggal.
Siapa saja yang datang ke tempat persemayaman kita.
Siapa saja yang mendoakan kita.
Siapa saja yang malah merasa senang, puas, bahagia ketika tahu bahwa kita meninggal.
Siapa saja yang mengantar ke lubang kubur atau ikut melihat ketika akan dikremasi.
atau....
Seperti apa prosesi-nya, bentuk hiasan rumah dukanya, bentuk petinya, dimakamkan dengan menggunakan pakaian apa, bagaimana ibadah 100 hari-nya, dan begitu banyak pertanyaan-pertanyaan yang kita harap bisa kita ketahui sebelum saatnya.

Gue pernah bermimpi seperti itu, beberapa kali malah. Seram ya?

Gue masih inget beberapa waktu lalu gue tidur & bermimpi gue meninggal. Yang menyakitkan adalah, ketika gue meninggal, gue meninggal sendirian & tidak ada yang datang ke pemakaman gue sendiri. Gue ingat, pas gue bangun, jantung gue seperti mau melompat & gue menangis. Pada saat itu juga. gue langsung berdoa, bertanya kenapa gue harus bermimpi seperi itu & minta agar kejadian seperti itu tidak perlu gue ketahui.

Ada pengalaman traumatis kali ya, sampai-sampai gue bisa bermimpi seperti itu.

Kita memang tidak akan pernah tahu, kapan, bagaimana, seperti apa kita akan meninggal, segala sesuatu ada di tangan Tuhan & ini semua masih menjadi misteri yang mungkin baru bisa diketahui ketika kita menghadap-Nya.

Sampai saat ini, gue masih ingat dengan jelas dari mimpi gue itu bagaimana gue meninggal.
*kok jadi agak-agak Final Destination gini sih...*

Mr. E ngalor-ngidul-makin-ga-jelas-aja. Stop ah!

xoxo,
E.

Friday, July 24, 2009

Life's Sucks, DEAL WITH IT.

Sudah hampir 1 minggu gue tidak menyentuh blog gue. Masih belum tahu kena penyakit apa lagi sehingga males untuk menulis. Sial. Mungkin memang gue kurang berbakat menulis & memiliki kecenderungan untuk belum-mulai-udah-males-duluan.
Catatan buat diri sendiri: mulai membenahi diri sendiri.

So, apa yang menarik di kehidupan gue belakangan ini? Hampir tidak ada. Preeeet! Serius, seminggu ini bisa dibilang biasa-biasa saja, nothing new, nothing interesting, yah, malah agak boring. Entah kenapa, hidup jadi sangat monoton belakangan ini. Tiap hari, bangun pagi, siap-siap ke kantor, berangkat, naik busway, telat, kerja *which-I-love-to-hate, but-I-have-to make-it-work, where-the-hell-can-I-get-some-money-if-I-don't-work-my-ass-off?*, makan siang, kerja lagi *sucky-sucky-sucky*, pulang kantor, busway *lama-macet-panas-bau-badan-orang-GOD-help-me...*, mandi-makan-nonton-DVD-blogging-baca-buku, tidur malam, dan aktifitas berulang kembali seperti itu. Gila, how BORING my life. Terus weekend, yah, agak menyenangkan sih, gue bisa keluar sebentar, have some chit-chat with some friends, mungkin nonton, atau makan. But that's all. Nothing else. Gila, gue butuh sesuatu, masih belum tahu apa, tapi gue butuh sesuatu. Something, or maybe someone? Who knows?

Mungkin gue terlalu banyak mengeluh, sehingga tidak bisa melihat apa yang baik dalam hidup; bahwa seboringnya, se-monoton-nya, se-membosan-kan-nya, se-sucks-nya kehidupan sehari-hari lo, hey, you still alive. Bersyukur itu saja, cukup kan? Iya, terserah deh, pokoknya my life just plain sucks, but in-a-good-way, I think....

Ngalor-ngidul ga jelas, mending tidur aja deh, Mr. E, out.

xoxo,
E!

Tuesday, July 21, 2009

Quote-of-The-Day: Veridian Dynamics



Veridian Dynamics. Bosses. Everybody has one. Without bosses, we'd be like these worms. Disgusting. Bosses make everything better. So listen to your boss. And don't question them. Otherwise you're no better than a worm. Veridian Dynamics. Bosses. Necessary.

-Taken from a new quirky-witty-smartly-written-TV-Show, Better Of Ted.-

xoxo,
E.

Thursday, July 16, 2009

Harry Potter and The Half Blood Prince....



Hari ini, tanggal 16 Juli 2009, Harry Potter and The Half Blood Prince, tayang perdana di bioskop-bioskop Indonesia. Tapi sejak tanggal 14 kemarin, tiket sudah bisa dibeli.

Kok gue ga ikutan ngantri sih? Aduh, maaf ya, kurang berkelas kalau harus ngantri-ngantri. Kenapa begitu? Karena saya sudah membelinya! Hahahahahaha.... *sombongnya....* Yes, I bought it since the 14th kemarin. Yang awalnya cuma iseng-iseng berhadiah, melihat-lihat apa bisa dapat tiket ga ya....., eh, rupanya bisa dapat juga! Beruntung banget karena semua teater sudah hampir terisi penuh semuanya, yang tersisa tinggal bagian-bagian depan.


*ticket-snap-shot...tetep ye, promosi Frames Magazine*

Gue beli tiket untuk show hari Sabtu, jam 20.15, kursi di section E *a very good seat*, sebanyak 3 buah untuk gue, Ms. Bee & Ms. Tee. Pada awalnya, gue sempat mengajak beberapa teman lain sih, tapi dikarenakan sedang sibuk bekerja, so very sorry my friends, you guys are out!

Mr. E is so excited to watch the movie. It's better be good, crossing fingers!


*a quick snap before queuing at Gading XXI*
*Mr. E wore Zara Man shirt, tailor-made-pants by Surya Jeans, Yongki Komaladi's Black Driver shoes, un-branded shoulder bag from Shanghai & the last but not least, vintage red G-Shock watch*

xoxo,
E!

Wednesday, July 15, 2009

Ngopi. Maag. Diare. Meliburkan-Diri. Sial.

Akhirnya, kesukaan gue untuk minum kopi & late-night-dinner membuahkan hasil juga. Saya sakit maag juga! Yay! Senangnya! Sudah lama sekali sejak terakhir gue sakit maag, mungkin 3 atau 4 bulan lalu. Hehehehe.. Sarkastik sekali. Siapa sih yang suka sakit?

Gejala-gejala mulai muncul sejak kemarin sore. Tiba-tiba saja badan gue terasa aneh, kepala mulai pusing, perut mulai terasa penuh & bersendawa. Yups! Itu maag gue sudah mulai menunjukan gejala bahwa akan kambuh. Tapi, it's ok, gu masih bisa untuk mentolerir. Pulang dengan busway *yang makan waktu hampir 1.5 jam*, sampai di rumah, gue langsung minum obat maag (tipe antacid, meredakan asam lambung), perut mulai terasa sedikit nyaman, tapi, gue telat makan malam. Jam 9an gitu, gue baru mulai makan. Itu letak kesalahan gue, seharusnya langsung makan sehabis minum obat maag. Bodoh. Lalu, gue tidur dengan perut yang sangat tidak nyaman, terasa panas & penuh, badan seperti mau meriang, tapi gue masih bisa tidur.

Pagi ini gue bangun dengan perut sakit yang luar biasa, kepala pusing & mau muntah, langsunglah gue loncat *serius, gue loncat* dari tempat tidur, langsung lari ke kamar mandi untuk muntah atau buang air, sudah tidak jelas yang mana mau duluan, yang penting ke toilet dulu. Rupanya, buang air besar & yang keluar hanya air saja. DIARE ALERT! Cuma 1x sih gue ke toilet, tapi lama & agak banyak, sampai akhirnya gue makan obat maag tipe acid blocker supaya sakit maag-nya bisa berkurang. Gue mandi, makan, minum obat anti diare, memutuskan untuk tidak masuk kantor *kalo gue kecepirit dalam perjalanan ke kantor, apa yang akan terjadi duniaaaa????* dan sekarang gue nge-blog deh. Hueehehehhe....

"Udah tau kaga bisa minum kopi, kok nekad sih, BEGO!"
Gue sebenarnya memang tidak bisa minum kopi, lambung gue tidak kuat, pasti sehabis minum kopi *selain ga bisa tidur*, gue pasti akan bersendawa sambil mules-mules sendiri.

Belum begitu lama sih gue sering ngopi, baru beberapa bulan belakangan ini. Sejak pindah ke kantor baru, gue jadi suka minum kopi, minimal 2x sehari. Tiba-tiba saja, gue jadi coffee addicted & always caffeinated. Parah.

Kalau gue tidak menyentuh kopi, kepala sering pusing sendiri, cepat ngantuk, badan rasanya tidak nyaman, yah, intinya, badan gue mulai nagih kalau tidak diberi asupan kopi/kafein. Dulu sih, gue adalah seorang tea-addict, setiap hari, minimal 3x sehari, gue harus nge-teh. Tapi sekarang, gue jadi agak-agak sedikit coffee-addict.

Soal terlambat makan; gue agak bingung, mesti gimana ya? Jam pulang kantor gue selalu malam, minimal sampai rumah jam 8an. Lalu, diikuti dengan mandi, beres-beres, makan waktu hampir 30 menit, artinya gue makan jam 9 malam. Agak kemaleman ya.

Ok, catatan buat diri sendiri:
  1. Kurangi minum kopi. 1x sehari saja, sehabis makan siang, dimana perut lagi penuh. Bahkan, kalau perlu, tidak usah ngopi sama sekali. STOP!
  2. Kalau ngebet kopi, makan permen kopi, setidaknya ada rasa-rasa kopi di mulut.
  3. Kopi diganti teh lagi saja, balik ke selera asal, nge-teh Tazo Tea-nya Starbucks. *tapi sekarang harganya jadi mahal banget, from Rp. 49.000 menjadi Rp. 85.000, gile!* BELI SARIWANGI AJA!
  4. Pengganti kopi/teh, makan lollipop Hot-Hot-Pop!!!
  5. Sebisa mungkin untuk makan malam lebih awal, yah, kalau pulang kantor, langsung makan saja, ga-usah-pake-nunda-nunda!
Kopi, aku cinta padamu, tapi mengapa kau selalu membuatku jadi sakit.
BTW, sial, gara-gara gue tidak masuk, dipotong lagi deh uang makan gue. There goes my lunch money. *nangis...*

Mr. E, reporting live from his house. Wait! I need to go to the toilet. Again. Yikes!

xoxo,
E!

Monday, July 13, 2009

"Ooh, jadi kita dapetnya Rp. 650 ya...."



Ada kejadian lucu di kantor gue hari ini. Begini ceritanya, ada salah satu teman gue yang bernama Mr. Doeng, *maaf, identitas harus dirahasiakan* staff account executive yang berhubungan dengan perusahaan-perusahaan telekomunikasi.

Nah, ada sedikit pembicaraan mengenai pekerjaan yang mengarah ke pembagian hasil pendapatan. Intinya adalah perusahaan gue mendapatkan pembagian sebesar 65% - 35%. Nah, kalau 65% dari Rp. 1.000,- itu berapa ya?
Dengan penuh percaya diri, Mr. Doeng mengetik di kalkulatornya, tik-tok-tik.
"Ooh, jadi kita dapetnya Rp. 650,- ya...."

HUAHAHAHHAHAHAHA!!!!!
Perlu ya mas pake kalkulator? 65% dari 1000, YAH 650 LAH!!! GA PERLU NGITUNG LAGI KALEEEE.....

Mr. E is being a bitch, sorry I broke my promise. WHATSOEVER!!! *lari ditimpuk batu....kyaaaaaaaa.....*

xoxo,
E!

Friday, July 10, 2009

Fro-Yo Frenzy...


Ah, tiba-tiba Jakarta diserang demam frozen yogurt, atau yang lebih dikenal dengan fro-yo. Saat ini, the most happening fro-yo adalah Sour Sally.

Orang rela lho berbondong-bondong mengantri untuk mendapatkan desert yang dikenal sehat & menyegarkan ini. Cuma ada satu masalah, MAHAL. Serius, Sour Sally adalah desert yang agak pricey. Satu cup ukuran small dihargai Rp. 25.000,- dan itu *menurut gue ya...* sedikit sekali isinya & cepat meleleh. Bagi gue, yang termasuk dalam kelompok "Maruk-ness", *yang selalu melihat kuantitas daripada kualitas* satu cup small itu benar-benar tidak terasa, sip-sip-sip-HABIS. *ngotorin-gigi-aja-deh...*

Soal rasa, biasa saja. Yah, frozen yogurt mau seperti apa sih rasanya? Yah, dingin-dingin-asem-asem-kecut-yah-gitu-gitu-aja-dech. Nothing special. Topping buah-buahan-nya, sehat tapi biasa banget. Topping coklat-rice-cripies-nya, agak tidak cocok ya, fro-yo itu agak asam, kurang cocok.

Kalau soal fro-yo yang menurut gue itu ok adalah Yogen Fruz, dimana topping buah-buahannya bisa dipilih, mau diblend bersama dengan fro-yo-nya, sehingga rasa buahnya akan bercampur; atau di-spread diatas fro-yo-nya.


Demam fro-yo cuma akan menunggu waktunya saja, biasalah, in-the-heat-of-the-moment saja, nanti juga kalau sudah agak lama, orang akan bosan & kembali ke yang biasa lagi. Hint: Starbucks Frappucino Blended Coffee is so much better! *who's with me????*

Mr. E already tried Sour Sally fro-yo, small cup with a mochi topping. Nothing out of the ordinary. Meh.

xoxo,
E!

Monday, July 6, 2009

Monogamous???


Why is it so hard for men to stay monogamous? I mean, be with only ONE person at the time, not with two or three. Just ONE.
FYI, the relationship can be with other women or even another men.

Is it the sex?

Is it the thrill of the chase?

Or, is it just some pathological thing that men had just to prove that he is a MAN, so he can mess around with other people...

Mr. E is just sick with his friends; his guy-straight-friends who likes to juggle with others feelings. Hey, karma is just around the corner, so, be ready for it. Don't come & say that you're sorry or whatsoever, because I TOLD YOU SO.

xoxo,
E!

Friday, July 3, 2009

There Are No Such Thing As Friends for Life.

Kadang-kadang gue berpikir, apa sebegitu GOBLOKnya gue ini sehingga sering dimanfaatkan orang lain. Gue bingung kenapa gue selalu punya kebiasaan untuk memuaskan orang lain, padahal gue sendiri sebenarnya merasa kesusahan.

Dalam sebeuah hubungan pertemanan, pasti akan ada saat dimana orang lain akan meminta bantuan & gue biasanya selalu rela untuk membantu & sebisa mungkin menyenangkan orang lain, yah, balas jasa atau menambah karma kebaikan ataupun saling mengasihi sesama. Tapi akan ada suatu saat dimana, gue merasa muak. Yes, MUAK dan capek. Gue merasa, pertemanan gue itu seperti tidak ada timbal balik-nya. Selalu harus gue yang berusaha untuk menyenangkan mereka, selalu harus bersusah tapi orang lain bisa merasa senang atau tinggal menerima jadinya saja.

Pada awalnya, gue dengan senang hati mau untuk membantu orang lain, tapi gue tidak bisa terus-terusan untuk membantu, terus, gue dapat apa? Bukannya perhitungan, tapi, gue dapat apa? Yang ada hanya makan hati.

Gue tidak mengerti hubungan yang namanya pertemanan. Pertemanan itu memusingkan, terlalu banyak hal yang harus diperhatikan. Kadang-kadang, gue merasa lebih baik gue melakukan apa-apa sendirian.

Friends for life, meh!

P.S.
Mr. E is just pissed, no heart feelings to everyone who read this. It doesn't affect the friendship that I had with you guys. I'm just pissed, that's all.

xoxo,
E!

Thursday, July 2, 2009

E's Drama present: Love-Shared, season 1

Kemarin malam, *sembari menunggu download-an gue selesai*, gue chat dengan salah satu teman baik gue dari SMP, yah, kita sebut saja Ms. Jay *kayak Ms. Jay Alexander, the Runway Extraordinaire, America's Next Top Model, ugh, hate him!*.

So, Ms. Jay mempunyai seorang BF *boy-friend-pacar-cowo-whatever...* selama kurang lebih 5 tahun. Kita sebut nama pacarnya Mr. T. Ok, ini dua kalau pacaran, UGH! Dunia serasa milik sendiri, yang lain ngontrak. Pernah ya, gue & beberapa teman lagi hang-out bareng, minus si Mr. T, dan dia bisa-bisanya saling telepon, dengan bluetooth headset, ngobrol-cekakak-cekikik-sooooooo-annyoing! Lo itu mau ketemuan sama anak-anak atau mau pacaran lewat telepon sih, SEKALIAN AJA PHONE SEX! *napsu gue!*. Tapi, memang tidakbisa dipungkiri bahwa dua manusia ini memang sangat-sangat cocok satu dengan yang lain, sama-sama saling perhatian & loveeeeee melulu, sangat jarang gue melihat dua manusia ini beradu argumen, telalu singkron jadi makanya weird but lovely couple. Until one day, mereka berdua BERANTEM BESAR! Saling kata-mengatai, pokoknya parah. Gue sampai-sampai dicurhati oleh kedua belah pihak.
*nasib gue yang selalu menjadi tempat curhatan, padahal pacaran aja baru 1x, yikes, not a very good adviser, but maybe a good listener*

Kedua belah pihak saling menyalahkan satu dengan yang lain, yang satu bilang, kurang perhatian, yang satu bilang selingkuh, lho, kok jadi begini, sudah tidak ada saling percaya satu dengan lain. Akhirnya mereka PUTUS.

Selama 2 bulan, mereka lost contact. Secara gue mengikuti perkembangan kedua insan yang dimabuk cinta ini, gue mendapat kabar kalau dua-duanya sekarang sudah memiliki pasangan satu sama lain, dan diperkenalkanlah gue kepada masing-masing. Ms. Jay punya Mr. Pee, & Mr. T punya Mr. S, LHO KOK?????? Yup, he's exploring a new ways of relationship. *don't ask, just menganga-lah kita bersama...*

Gue tidak akan membahas sial si Mr. T & Mr. S, mungkin di lain kesempatan, tapi gue akan bercerita soal Ms. Jay & Mr. Pee-nya. Surprisingly, mereka berdua sangat cocok & sempat menjadi the hot couple. Gue juga suka melihat new couple ini, they're so in with together & lovely. Berdua saling memuja satu dengan yang lain. Tapi all good things have come to the end. Baru 5 bulan berjalan, tiba-tiba psycho ex-girlfriend Mr. Pee datang menghantui, dimulailah lagi drama sinetron, Ms. Jay tidak suka dengan si perempaun pengganggu itu & Mr. Pee berusaha membela karena mareka sudah berhubungan dari kecil, malah sudah sempat tunangan, tapi tiba-tiba pertunangan dibatalkan, karena si perempuan hamil & bukan anaknya Mr. Pee, terus Mr. Pee sakit hati-depresi-hampir-bunuh-diri sampai datanglah si Ms. Jay yang mengubah segalanya. Phuew! Intinya, mereka putus. Lagi.

Di masa kosong ini, tiba-tiba Mr. T datang, hubungan dengan Mr. S tidak berjalan dengan baik katanya, "The relationship was fine, the kissing was phenomenal, but, HE'S A F*CKING GUY, figure out yourself!!!". Ms. Jay yang lagi kosong, menerima dengan tangan terbuka. Yes! Mulailah kembali cerita cinta diantara mereka berdua. Ah....indahnya.....

TAPI...

Ms. Jay & Mr. T memang saling tahu mereka berhubungan dengan siapa saja, dan tahu bahwa mereka sudah putus dengan pacar masing-masing. But, there are some twist in this relationship. Ms. Jay rupanya belum benar-benar putus dengan Mr. Pee, mereka cuma rehat sebentar.

OH NO.....
(bersambung)

xoxo,
E!

Go Girl in Shanghai

Gue baru terima IM dari Tessa yang minta untuk buka e-mail, katanya ada sesuatu. Terus gue buka donk,

ENG-ING-ENG....


(click for bigger version)

My dear friend Tessa mengkontibusikan sebuah artikel di majalah Go Girl, YAY!!!!!
CONGRATS DAWLING!!!!
Nanti beli majalahnya ah....

Mr. E = HAPPY for Ms. Tee.

xoxo,
E!

Wednesday, July 1, 2009

July 2009: 1st Post

Gosh, it's July already? Time sure flies way-too-fast.

xoxo,
E!