Tuesday, July 20, 2010

A Box of Chocolates, named Life.


It's been MONTHS since my last post in the blog.
Rekor kedua terlama yang pernah terjadi di dalam sejarah per-blog-an gue *yang pertama adalah sekitar bulan Desember 2008 kemarin...*
Mungkin ini bisa menjadi tanda bahwa gue sudah mulai kehilangan semangat untuk menulis & bisa-bisa, bulan depan, blog ini akan gue tutup. *RIP sperti kata Ms. Tessa yg lagi getol-getolnya menulis*
Just kidding fellow friends, suatu hal yang tidak mungkin sih karena blog ini merupakan salah satu safe place dimana gue bisa bercerita & berbagi sekotak coklat yang gue sebut hidup.

http://gooddeedaday.files.wordpress.com/2009/02/forrest_gump.jpg
Seperti kata Forrest Gump, "Life was like a box of chocolates. You never know what you're gonna get.", mungkin seperti itulah penggambaran hidup gue *dan juga hidup setiap orang ya...*, selalu tidak bisa di-planned sebagaimana mestinya. Kadang bisa mendapatkan coklat yang manis-semanis-coklat-susu tapi bisa juga mendapatkan yang pahit-sepahit-dark-chocolate, bisa juga yang mendapat coklat dengan butiran-butiran-potongan-kacang-wafer yang bisa membuat senang atau marah atau sedih, ataupun gatal-gatal karena reaksi alergi. Ah, mulai deh melaturnya, STOP!  

So, how's life been treating you for the past couple of MONTHS *harus ditekan supaya menjadi tamparan buat diri sendiri...*, Dison?
Kalau mau jujur-sejujur-nya, gue lebih banyak mendapatkan dark-chocolate yang dilapisi milk-chocolate. Diluarnya terlihat enak-manis-baik, tapi rupanya di dalamnya, pahit & tidak menyenangkan. Gue bukannya tidak tahu berterima kasih & mau mengeluh-berkeluh-kesah, tapi gue kecewa dengan hidup & khusunya diri gue sendiri.

Hal yang paling gue sangat tidak puas saat ini adalah bahwa gue belum bisa mendapatkan pekerjaan baru. Gue kecewa dengan diri gue sendiri. Apakah gue tidak cukup qualified untuk setiap pekerjaan yang gue coba lamar? Gue tahu, mencari pekerjaan itu sulit luar biasa, gue akui itu, tapi saat ini gue sudah tidak merasa nyaman untuk bekerja di tempat gue sekarang. Nyaman disini bukan dalam artinya comfort zone,  tapi lebih ke dimana gue bisa bekerja, belajar & tentunya mendapatkan uang.

Terakhir gue mendapatkan sebuah kesempatan untuk tes masuk di sebuah PR agency/consultant di daerah Kebayoran Baru. Karena excited luar biasa, tawaran dari kantor lama gue di Kelapa Gading gue tolak karena ini merupakan sebuah kesempatan langka; sebuah jalur karir yang sesuai dengan apa yang gue pelajari dari jaman kuliah. Tes yang diberikan sebenarnya tidak terlalu sulit, tes grammar, writing & summarizing dalam bahasa Inggris, tapi entah kenapa, gue merasa tes itu susah sekali. Gue kesulitan sekali menulis dalam bahasa Inggris!
Bodoh-sebodoh-bodohnya!

Walaupun pihak HR disana menjanjikan akan menghubungi jika lulus tes, sudah lewat dari 3 minggu & tidak ada panggilan sama sekali. Artinya, I failed, again. Bukannya gue tidak percaya diri tapi kalau memang hasil tes gur itu baik, pihak HRnya pasti akan langsung menghubungi.

Kenapa gak telepon langsung aja kesana?
Gue sempat bicara dengan pihak HRnya ketika tes berakhir, katanya apabila hasil tesnya baik, akan langsung dihubungi. Kalau kurang memuaskan, nama pelamar akan ditahan dulu, tidak akan langsung disingkirkan *artinya masih ada harapan...*. Kita lihat saja bagaimana hasilnya.

Mungkin balik lagi ke diri gue sendiri yang terlalu banyak mengeluh & kurang bersyukur dengan apa yang gue punya saat ini sehingga belum diberikan kesempatan untuk mendapatkan yang baru. Oh ya, harus banyak beramal juga. Doing good things in life equals good karma toh?

I'll keep on looking & praying hard. Doakan & dukung saya ya! Kirim ke REG MISTERDISON, kirim ke 31283. Jayus-to-the-lebay-to-the-norak.

xoxo,

5 comments:

Arman said...

betul tuh perumpamaannya...
tapi jangan lupa... dark chocolate itu justru bagus buat jantung lho. jadi walaupun pahit, tapi bagus buat kesehatan (untuk jangka panjang). gitu juga kehidupan, walaupun kadang terasa pahit, tapi pasti ada hikmahnya di masa depan... ceilee sok bijak banget gua ya. :P

dan yang penting jangan lupa untuk selalu bersyukur... udah bagus punya 1 box coklat kan walaupun gak semua isinya manis, daripada gak punya box coklat sama sekali? ya gak?? :D

.mister.dison. said...

uhuy! langsung dikomen sama oom arman. haha.
iya, betul bgt ya, dark chocolate jg bagus buat jantung, sama kyk kehidupan pahit tp ada pelajaran yg bisa dipetik.

hehe. bersyukur itu penting bgt! iya, kalo gak punya kotak coklat, ya artinya gak hidup. hehe.

terima kasih buat insightful thoughtsnya ya! saya senang.

-Tess- said...

welcome back, darling !
finally after months of waiting... :)

sabar ya, hidup emang naik turun.
di satu sisi, hidup emang sucks, tapi coba liat di sisi lain, hidup lo happy kan (apalagi punya temen macam gw... :p )
muach muach....

Enakan juga makan dark chocolate, pait2 dikit, tapi bisa dinikmatin, daripada makan coklat biasa yang manis ga keruan, abis itu gendut, jerawatan, darah tinggi, kencing manis, dll dll dll...

semangat !

Raisya Elias said...

oh my oh my.. that quote is like my favorite quote ever mister! check on my facebook page if u don't believe it..hahaha!

ahh, semangat terus yaa mister!! klo buntu lgsg sms ki gendeng pamungkas donk.. siapa tau mister cocoknya kerja di air bukan di kantor..hahaha.. maju terus pantang munduur!!!

Gogo Caroselle said...

baby,
all this bitter situation is a dark before the morning...
sabar ya,
doain biar mataharinya cepet dtg :)
*hugs*